Login

Siapa Yang Online

Kami Memiliki 26 Tamu dan tidak ada Anggota online

Total Pengunjung

Hari Ini68
Kemarin145
Minggu Ini651
Bulan Ini2551
Keseluruhan155235

ISENG BERBUAH PETAKA

Fajarudin buruh bangunan pelaku pengancaman bom Hotel Pacific,  (24) Jumat (28/1) lalu, terancam hukuman 12 tahun penjara. Perantau asal Tulung Agung Jawa Timur itu dijerat UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Hal ini ditegaskan oleh Kasat Reskrim Polres Balikpapan AKP Belny Warlansyah kepada Balikpapan Pos, Senin (30/1) kemarin.”Masih kita periksa, terkait perbuatannya ancamannya 12 tahun,” terangnya.

Kepada petugas, tersangka Fahrudin mengaku bahwa perbuatannya tersebut dilakukan karena iseng setelah melihat iklan hotel itu di salah satu koran. “Saya sedang di dapur waktu itu, kemudian melihat ada nomor hotel, saya iseng untuk mengancam mereka kalau ada bom,” ujarnya.

Dia juga mengelak saat ditanya apakah ada orang lain yang menyuruhnya. Diketahui, buruh bangunan ini dikenal dekat dengan salah satu pegawai hotel yang terletak di Gunung Sari itu. “Saya sendiri yang melakukannnya Pak  tidak ada yang menyuruh,” ucapnya.

Meskipun terang-terangan melakukan pengancaman bom, polisi tidak mau gegabah dengan menjerat tersangka menggunakan UU terorisme yang ancaman bisa lebih parah. “Kami masih menyelidiki kasus ini, apakah dijerat UU terorisme tergantung pada penyidikan,” sebut Kasat.

Dalam kesempatan itu, Belny menghimbau kepada masayarakat untuk tidak main-main terhadap ancaman bom seperti itu. “Meskipun hanya iseng, namun ancaman hukuman juga sangat tinggi. Maka dari itu, kami harap kasus ini dapat menjadi pelajaran bagi yang lain,” tandasnya.

Berita sebelumnya, sejumlah anggota Sat Reskrim Polres Balikpapan tadi malam mengepung sebuah rumah indekos kawasan Jl Markoni gang Dolog. Salah satu penghuninya Fajarudin diduga kuat sebagai pelaku teror bom melalui pesan singkat SMS ditujukan Hotel Pacifik, Jumat (27/1) siang lalu.
Diketahui motif tersangka meneror hotel Pacifik gara-gara melihat iklan hotel tersebut di koran.

Tersangka yang kesehariannya bekerja buruh bangunan perantauan itu ditangkap tanpa ada perlawanan, apa lagi polisi mendapati barang bukti handphone Nokia berisi nomor sesuai dengan nomor 085752942106 yang diterima resepsionis hotel.(noq)

Add your comment

Your name:
Subject:
Comment:
 
Error displaying Captcha
or compatible 'HTML block' Captcha was not installed.