Login

Siapa Yang Online

Kami Memiliki 33 Tamu dan tidak ada Anggota online

Total Pengunjung

Hari Ini117
Kemarin114
Minggu Ini231
Bulan Ini1909
Keseluruhan127290

PEMKOT MENUNGGU PEMILIK LAHAN

BALIKPAPAN – Pemkot Balikpapan belum bisa melakukan renovasi terhadap Taman Makam Pahlawan (TMP) Dharma Agung yang berada di kawasan Gunung Bakaran, Gunung Bahagia, Balikpapan Selatan. Pasalnya, ada beberapa bagian lahan yang akan direnovasi merupakan milik orang lain.

“Untuk itu, sebelum direnovasi kami akan menyesuaikan dengan desain pemilik lahan,”kata Kabag Pengelolaan Aset dan Perlengkapan Sekdakot Balikpapan, M Arsyad kepada Balikpapan Pos,  Senin (30/1) kemarin.

Saat ini kata Arsyad, pihaknya sedang menunggu konfirmasi dari pemilik lahan tentang  lahannya yang menjadi bagian removasi TMP ini. “Pokoknya kalau sudah ada konfirmasi dari pemilik lahan maka kami akan segera melakukan renovasi TMP ini,”terangnya.

Arsyad menjelaskan,  ada beberapa bagian TMP yang akan dibenahi di antaranya adalah pintu gerbang, jalan masuk, lokasi parkir, taman disertai hiasan air mancur serta halaman yang biasa menjadi tempat pelaksanaan upacara bendera.

“Kami sudah memiliki beberapa rancangan untuk menata pintu gerbang TMP. Namun kami harus menunggu desain dari pemilik lahan untuk disenergikan dengan desain milik pemkot,”kata Arsyad.

Menurutnya lagi, pihaknya segera melakukan koordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) terkait dengan gambar renovasi TMP serta Dinas Pekerjaan Umum (DPU) untuk membahas perkiraan anggaran yang akan digunakan untuk renovasi. Arsyad menjelaskan, dalam perencanaan sebelumnya, pemkot telah menyediakan dana senilai Rp2 miliar untuk renovasi TMP Dharma Agung ini.

“Pemkot mengalokasikan sekira Rp2 miliar untuk penataan TMP.Namun  belum termasuk dengan pembebasan lahan di depan TMP yang kini menjadi lokasi bengkel,” terang Arsyad "Untuk DED dibuat  oleh DPU. Penataannya anggaranya sekitar Rp 2 Miliar sedangkan pembebasan lahan sekitar Rp 3 Miliar,”tuturnya.

Sesuai dengan DED yang dikerjakan DPU, rencananya pemkot akan membangun semacam pintu gerbang sebagai jalan masuk menuju TMP yang selama ini hanya berbentuk gapura. "Mungkin setelah direnovasi TMP ini akan kelihatan lebih bagus sebagai tempat bersejarah yang harus dihormati,"pungkasnya.(vie)

Comments (0)

Penghematan Anggaran di Lingkungan Pemkot Balikpapan

Dalam rangka efisiensi anggaran maka pada tahun 2012 ini Pemerintah Kota Balikpapan melakukan langkah-langkah penghematan anggaran, salah satu langkah yang ditempuh oleh Pemerintah Kota Balikpapan adalah dengan memberlakukan sistem at cost pada perjalanan dinas, serta pemangkasan beberapa jatah yang biasa diterima oleh PNS, mulai dari pengurangan jatah BBM, penghapusan tali asih bagi pegawai yang pensiun, sampai dengan diputusnya JPK PNS yang banyak membantu para pegawai dalam hal pengobatan.

Hal ini dilakukan dalam rangka implementasi dari Permendagri No.22 Tahun 2011 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2012. Kebijakan ini mulai berlaku terhitung sejak bulan Januari 2012 ini.

Dengan adanya kebijakan ini diharapkan para PNS di lingkungan Pemkot Balikpapan dapat lebih memaksimalkan kinerjanya, walaupun ada pengurangan-pengurangan. Hal ini sebenarnya juga untuk melatih para PNS untuk hemat anggaran.

Comments (0)

SOSIALISASI & DISEMINASI PRODUK HUKUM DAERAH DI 27 KELURAHAN

Sosialisasi dan Diseminasi Produk Hukum Kota Balikpapan yang dilaksanakan sejak tanggal 11 April sampai dengan 9 Juni 2011 telah berakhir. Acara penutupan kegiatan tersebut dilaksanakan di Hotel Pacific yang dihadiri sekaligus ditutup oleh Plh. Asisten Tata Pemerintahan bapak Ali Munsjir Halim. Pada kesempatan itu Daud Pirade selaku Kepala Bagian Hukum Sekkretariat Daerah Kota Balikpapan melaporkan bahwa sosialisasi ini dilaksanakan di 27 Kelurahan di 5 Kecamatan dengan materi penyuluhan diantaranya Undang-Undang No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Perda PBB dan BPHTB serta beberapa Perda dan Raperda yang memang sangat perlu disampaikan kepada masyarakat untuk mendapatkan masukan saran dan tanggapan.

Comments (0)

Eksekusi Lanjutan Cemara Rindang setelah Natal

Pengadilan Negeri Balikpapan menjalankan eksekusi pengosongan satu unit rumah toko di kawasan Cemara Rindang. Masih ada ratusan unit ruko lainnya yang masih memiliki dua opsi kesempatan. Membayar atau pindah.

Pihak kuasa ahli waris, Arifin Rauf  mengatakan, eksekusi pengosongan satu unit ruko, tadi pagi, merupakan eksekusi awal.

"Itu eksekusi awal saja. Sisanya akan dilanjutkan setelah Natal, sekitar tanggal 29 Desember mendatang. Masih ada 103 unit ruko lagi yang akan dieksekusi bila tidak membayar ganti rugi," ungkapnya saat ditemui di Polres Balikpapan.

Menurut Arifin, dari 107 unit ruko yang ada, tiga unit ruko sudah melakukan pembayaran. Dua unit ruko di tepi jalan raya dan satu unit ruko di dalam. Tersisa 103 unit ruko lagi.

"Harga per petak yang kami patok masih sama. Rp 450 juta untuk ruko bagian dalam dan Rp 500 juta untuk di kawasan tepi jalan raya Jl Jenderal Sudirman. Tak bisa diturunkan lagi, karena sudah ada yang melakukan pembayaran," ujar Arifin.(*)   

Penulis : Margaret Sarita
Editor : Sumarsono
Comments (0)

Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Melakukan Penyuluhan Narkoba dan HIV/AIDS di KM. 17 Balikpapan

Dinas Tenaga Kerja dan Sosial melakukan Penyuluhan Narkoba dan HIV/AIDS di lingkungan KM. 17 Balikpapan dengan tema " Penyuluhan Terpadu Penanggulangan Masalah Narkoba dan HIV/AIDS di Kota Balikpapan 2011 " dan di ikuti oleh ratusan penghuni lokalisasi.


Penyuluhan ini dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan umum kepada warga lokalisasi KM. 17 Balikpapan tentang bahaya Narkoba dan HIV/AIDS yang pertumbuhannya setiap hari semakin bertambah banyak.

Kegiatan ini berlangsung kemarin tanggal 11 Juli 2011 di Aula Pertemuan Lokalisasi KM. 17 Balikpapan dengan narasumber Janes Pandeirot dari Yayasan Kreasi Generasi KIta dan Rahman Uriansyah S, Ag dari Kementrian Agama RI kota Balikpapan, dan di buka oleh Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kota Balikpapan.

Janes Pandeirot membuka presentasi dengan games interaktif untuk mencairkan suasana ruangan yang semula tegang menjadi rileks, dan dalam presentasinya Janes memberikan definisi tentang Narkoba serta jenis - jenisnya dan juga bagaimana gejala yang ditimbulkan karena mengkonsumsi Narkoba dan bahaya penyebaran HIV/AIDS.

Acara di tutup dengan renungan yang di pimpin oleh Rahman Uriansyah dari Kementrian Agama RI Kota Balikpapan.

Comments (0)