Peraturan Baru
Lihat SemuaSurat Edaran Kota Balikpapan Nomor 400.14.1.1/1512/e/setda Tentang Peringatan Hari Keluarga Nasional Tahun 2026
SESurat Edaran Wali Kota Balikpapan Nomor 400.9.12.1/1513/e/setda Tentang Dukungan Pelaksanaan Gerakan Ayah Mengantar Anak Di Hari Pertama Sekolah (Gamas)
SESurat Edaran Wali Kota Balikpapan Nomor 100.3.4.3/1249/e/setda Tentang Pendaftaran Digitalisasi Perlindungan Sosial (Pendaftaran Perlinsos) Di Kota Balikpapan Tahun 2026
SESurat Edaran Wali Kota Balikpapan Nomor 600.1.17.3/1223/e/setda Tentang Pelaksanaan Kegiatan Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M Tanpa Sampah Plastik
SE
16-08-2021
Wali Kota Rahmad mas'ud Kukuhkan 43 Orang Paskibra Kota Balikpapan
BALIKPAPAN - Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kota Balikpapan pada Minggu (15/8/2021) malam dikukuhkan di Aula Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan.
Sebanyak 43 orang, sembilan diantaranya akan bertugas mengibarkan bendera pada upacara Hari Kemerdekaan RI di Halaman Kantor Pemkot, 17 Agustus nanti.
Menurut Pelatih Paskibra Balikpapan, Kapten Husaini, latihan yang dijalani pasukan pengibar bendera ini sudah dilaksanakan selama tiga bulan.
"Pertama kami melakukan seleksi dari 400 peserta, lalu dilanjutkan pemilihan, dan pelatihan. Mereka tidak melaksanakan karantina karena Pandemi COVID-19," terangnya usai pengukuhan.
Mereka adalah siswa-siswi dari sejumlah sekolah di Kota Balikpapan. Selain sembilan orang yang bertugas, lainnya akan bertugas di Kantor Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (DPOP) kota Balikpapan.
"Mereka juga akan mengikuti secara virtual," ujarnya.
Selain yang bertugas di Balikpapan, ada dua peserta juga yang dikirim ke provinsi Kalimantan Timur. "Sempat mau ke nasional, tapi akhirnya di Samarinda saja," tandasnya.
Wali Kota Rahmad Mas'ud, usai mengukuhkan pasukan pengibar bendera, menyampaikan selamat pada siswa yang terpilih. Ia berharap agar semangat kebersamaan anak-anak ini terus berlanjut.
"Ini menciptakan semangat untuk membela bangsa dan negara. Saya juga berharap saat bertugas nanti bisa berjalan lancar," katanya. (diskominfo/ cha/mgm)





