Peraturan Baru
Lihat SemuaPeraturan Wali Kota Balikpapan Nomor 5 Tahun 2026 Tentang Pedoman Pelaksanaan Pos Pelayanan Terpadu
PERWALISurat Edaran Wali Kota Balikpapan Nomor 400.14.1.1/834/e/setda Tentang Peringatan Hari Kartini Tahun 2026
SESurat Edaran Wali Kota Balikpapan Nomor 400.7.7.1/974/dinkes Tentang Dukungan Dalam Penanggulangan Kasus Campak Dan Peningkatan Cakupan Imunisasi Di Kota Balikpapan
SEPeraturan Wali Kota Balikpapan Nomor 4 Tahun 2026 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Wali Kota Nomor 16 Tahun 2021 Tentang Tata Cara Penyampaian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara Di Lingkungan Pemerintah Daerah
PERWALI
07-08-2021
Wali Kota Tinjau Vaksin Bagi Pedagang Plaza Dan Pasar Inpres Kebun Sayur
BALIKPAPAN - Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud meninjau pelaksanaan vaksinasi di Plaza Kebun Sayur, Jumat (6/8/2021). Kegiatan vaksinasi ini menyasar tiga pedagang pasar. Yakni, Pasar Inpres, Pasar Kampung Baru, dan Plaza Kebun Sayur.
Ini dilaksanakan sebagai upaya percepatan vaksinasi untuk para pedagang, yang sebelumnya juga sudah dilaksanakan untuk Pasar Klandasan dan Pasar Pandansari. "Supaya pedagang bisa divaksin karena mereka sering berinteraksi dengan pembeli," kata Wali Kota Balikpapan.
Dalam vaksinasi ini, sebanyak 641 dosis vaksin bermerek Sinovac disiapkan Pemerintah Kota Balikpapan. Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty menambahkan, kegiatan vaksinasi mobile ini kembali dilanjutkan.
Pasalnya, kegiatan vaksinasi bagi seluruh pedagang pasar yang masuk dalam kategori pelayan publik sempat terhenti.
Hal tersebut dikarenakan stok ketersediaan vaksin Covid-19 yang didistribusikan ke Kota Balikpapan memang terbatas.
"Hari ini kita melanjutkan vaksinasi untuk seluruh pasar di Balikpapan yang pelaksanaannya sempat terhenti," katanya.
Dio, sapaannya juga menyebutkan, pemerintah Kota Balikpapan memberi atensi khusus bagi pedagang di Pasar Inpres dan Plaza Kebun Sayur.
Sebab, kedua pasar ini merupakan pasar yang masuk dalam kategori Pasar Wisata. Sehingga, kegiatan vaksinasi pun digalakkan di lokasi ini.
"Ini sebagai salah satu cara untuk membangkitkan kembali UMKM dan wisatawan agar mau datang ke Pasar di wilayah Balikpapan Barat ini," jelasnya. (diskominfo/ cha)





