Peraturan Baru
Lihat SemuaSurat Edaran Wali Kota Balikpapan Nomor 100.2.1/19/e/setda Tentang Pedoman Peringatan Hari Jadi Ke-129 Kota Balikpapan Tahun 2026
SEPeraturan Wali Kota Balikpapan Nomor 27 Tahun 2025 Tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2026
PERWALIPeraturan Wali Kota Balikpapan Nomor 28 Tahun 2025 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas, Dan Fungsi Serta Tata Kerja Perangkat Daerah
PERWALIPeraturan Daerah Kota Balikpapan Nomor 9 Tahun 2025 Tentang Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2026
PERDA
10-07-2021
Satgas Covid Balikpapan Cek Kesiapan Wisma Atlet, Antisipasi Rs Penuh
BALIKPAPAN - Wisma Altet di Kompleks Tennis Indoor, Balikpapan telah disiapkan sebagai alternatif untuk antisipasi jika ada lonjakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Rumah Sakit. Sebelumnya, lokasi wisma tersebut merupakan mess bagi pemain klub sepakbola Balikpapan, yakni Persiba.
Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan pada Jumat (9/7/2021) kemarin meninjau lokasi. Wisma atlet tersebut memiliki dua lantai dengan total 13 kamar yang berisikan dua tempat tidur setiap ruangnya.
"Ini untuk alternatif. Kami siapkan saja, mudah-mudahan tidak digunakan,” ujar Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud, Jumat.
Ditambahkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty ada 26 tempat tidur yang tersedia di wisma. Wisma tersebut tengah disiapkan untuk menangani pasien Covid-19 bergejala sedang yang tidak tertampung di rumah sakit lantaran penuh.
"Saya belum bisa mengatakan ini RS Darurat, yang jelas untuk penanganan sementara pasien, daripada di UGD tidak bisa tertangani," ucapnya.
Dio, panggilan akrab Andi Sri Juliarty mengatakan, pihaknya kembali akan merekrut tenaga kesehatan jika wisma tersebut jadi digunakan.
Adapun jumlah tenaga kesehatan yang akan direkrut *idealnya* seimbang dengan jumlah tempat tidur pasien. Namun syarat terpenting yang harus dipenuhi yakni akan ada empat sif dengan pembagian empat orang di tiap sifnya.
"Yang jelas tempat ini akan dipakai apabila rumah sakit overload, ini hanya untuk antisipasi," pungkasnya. (diskominfo/ cha/mgm)





