Peraturan Baru
Lihat SemuaSurat Edaran Wali Kota Balikpapan Nomor 400.14.1.1/1879/e/setda Tentang Penyampaian Tema, Logo, Panduan Identitas Visual Dan Partisipasi Menyemarakkan Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026
SESurat Edaran Kota Balikpapan Nomor 400.14.1.1/1512/e/setda Tentang Peringatan Hari Keluarga Nasional Tahun 2026
SESurat Edaran Wali Kota Balikpapan Nomor 400.9.12.1/1513/e/setda Tentang Dukungan Pelaksanaan Gerakan Ayah Mengantar Anak Di Hari Pertama Sekolah (Gamas)
SESurat Edaran Wali Kota Balikpapan Nomor 100.3.4.3/1249/e/setda Tentang Pendaftaran Digitalisasi Perlindungan Sosial (Pendaftaran Perlinsos) Di Kota Balikpapan Tahun 2026
SE
13-12-2021
PKK Damai Bahagia Raih Juara 1 Lomba Hatinya PKK Provinsi Kalimantan Timur
BALIKPAPAN - Tim Penggerak PKK Damai Bahagia yang mewakili Kota Balikpapan berhasil memperoleh juara pertama dalam lomba Hatinya PKK tingkat Provinsi Kalimantan Timur, Penghargaan diserahkan langsung pada Ketua TP PKK Balikpapan, Nurlena Rahmad Mas'ud, Jumat (10/12/2021) lalu.
Turut hadir istri wakil wali kota terpilih Kota Balikpapan, Risty Tohari Azis dan istri Ketua DPRD Kota Balikpapan, Yuli Abdulloh.
Penerimaan penghargaan juga didampingi Ketua TP PKK Kelurahan Damai Bahagia, Agustina Junaidy. Selain itu dari Pokja III PKK Kota, jajaran PKK Kelurahan Damai Bahagia, Ketua RT 13, dan pengurus.
Agustina Junaidy menjelaskan, salah satu yang bisa membawa kelurahan tersebut menjadi juara adalah lingkungan yang antara lain memiliki 10 tanaman di tiap rumah. Antara lain cabai, tomat, dan tanaman obat. Serta ada juga ternak ayam atau lele.
Selain RT 13 sebagai unggulan, ada dua juga RT pendamping, yakni RT 12 dan RT 14. Mereka berhasil memperoleh piagam penghargaan dan uang pembinaan.
"Harapan kami bisa lebih baik lagi untuk lingkungan. Tidak putus sampai disini dan bisa tetap berlanjut. Karena jika kita berhenti akan sulit lagi memulai. Makanya bagus dilanjutkan," ungkap Agustina Senin (13/13/2021).
Menurutnya PKK Damai Bahagia selalu berusaha untuk bisa lebih baik lagi. Untuk maju dan terus berinovasi. Terlebih inovasi yang belum ada di tempat lain.
Tak hanya lingkungan tapi juga kuliner atau makanan. Misalnya olahan bagian dalam batang pisang yang dibuat menjadi makanan. "Kami buat sambal goreng ares. Ini kami unggulkan juga sebagai inovasi kami," tandansya. (diskominfo/ cha/mgm)





