Peraturan Baru
Lihat SemuaSurat Edaran Wali Kota Balikpapan Nomor 100.3.4.3/1249/e/setda Tentang Pendaftaran Digitalisasi Perlindungan Sosial (Pendaftaran Perlinsos) Di Kota Balikpapan Tahun 2026
SESurat Edaran Wali Kota Balikpapan Nomor 600.1.17.3/1223/e/setda Tentang Pelaksanaan Kegiatan Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M Tanpa Sampah Plastik
SEPeraturan Wali Kota Balikpapan Nomor 5 Tahun 2026 Tentang Pedoman Pelaksanaan Pos Pelayanan Terpadu
PERWALISurat Edaran Wali Kota Balikpapan Nomor 400.14.1.1/834/e/setda Tentang Peringatan Hari Kartini Tahun 2026
SE
02-12-2021
Senin Pemkot Terima DIPA Untuk Instansi Vertikal
BALIKPAPAN - Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, Sayid MN Fadli mewakili Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud menerima kunjungan Kepala KPPN Balikpapan, Kamis (2/12/2021). Kunjungan ini terkait Pelaksanaan Penyerahan DIPA.
Kepala Bappeda Litbang Kota Balikpapan, Agus Budi Prasetyo mengungkapkan, penyerahan DIPA ini dilakukan menyusul penyerahan DIPA oleh Presiden secara nasional. Selanjutnya ini ditindaklanjuti dengan penyerahan oleh provinsi kepada kabupaten/ kota yang akan dilaksanakan Senin (6/12/2021).
"Nantinya wali kota menyerahkan kepada institusi vertikal yang ada di kota Balikpapan. Termasuk untuk Balikpapan di Tahun 2022 mendapatkan DAK fisik," terang Agus.
DIPA, lanjutnya, akan diserahkan kepada instansi vertikal seperti Polresta Balikpapan, Lapas, dan lainnya. "Yang ada di Balikpapan. Anggaran tersebut adalah untuk operasional mereka. Wali Kota dalam hal ini mewakili pemerintah untuk menyampaikan anggaran yang bersumber dari APBN tersebut," jelasnya.
Penyerahan pada institusi vertikal telah dijadwalkan di tanggal 13 hingga 17 Desember nanti. "DAK untuk Balikpapan yaitu Rp68 miliar. Sementara untuk instansi vertikal menunggu Senin baru kita tahu angkanya," imbuhnya.
Anggaran ini diberikan secara rutin untuk instansi vertikal, peruntukannya adalah bagi kegiatan instansi tersebut. Sementara, untuk anggaran DAK fisik, peruntukannya telah masuk pada perencanaan.
"Macam-macam, ada untuk drainase, jalan juga, dan kegiatan ekonomi. Juga lainnya," tandasnya. Kendati begitu anggaran ini biasanya diprioritaskan untuk kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan drainase," pungkasnya. (diskominfo/ cha/mgm)





